Postingan

TERINGAT YANG TAK KULUPA

Kutulis puisi lagi... Setelah lama tak menulis Segala mengalir ke hilir senyuman Waktu embun menetes ke peluh hati Kutulis puisi lagi... Setelah lama tak menulis Bantahan emosi terasa nyeri Sepenuh hati aku masih cinta Waktu, beri aku kesempatan Jam 2 siang Saat hariku hampa Aku akan datang Meski langkah tertatih Terseret baban rindu terlampau berat Kutulis puisi lagi... Setelah lama tak menulis Aku akan datang Di tepi kota Jogja Di tempat cintaku pernah menetes Dan terus mengucur hingga deras Kota lama Jogja Tempat aku meniti hidup Teempat aku cari jati diri Tempat aku cari bekal hidup Tempat aku melihatmu Tempat aku menangis Desah tanya hingga gulana Desakan deru egoku berdiri kembali Hingga aku tak kuasa Kutatap jalan di pinggir kota Terdiam di remangnya angkringan Aku pernah Bertemu kamu Semasa aku masih hidup Kutulis puisi lagi... Setelah lama tak menulis Meski aku kini beku.. Terdiam tanpa tangis... sesak.. Kutulis puisi lagi... S...
tak ingin menyudahi keadaan ini meski hati berkata tak mampu
Ringan adalah segala yang kita bisa Dan berat hanyalah angan
aku hanyalah ilalang pemimpi di hamparan rumput nan luas... mencoba dengan tertatih-tatih menghapus air mata yang kian membeku tiada dan tidak mengharap secuilpun belas kasih menjadi batu yang begitu sesak terasa mulai bermimpi dengan segala tekanan hati yang kian perih tersenyum dengan seikhlas untuk mereka agar bahagia tiada peduli bagaimana aku
Aku bukan pujangga .... hanya mencoba mencurahkan prasaan dalam barisan kata
Hidup adalah kebahagiaan Hidup adalah gelak tawa Hidup adalah perjuangan Hidup adalah cinta Hidup adalah jarang tidur Hidup adalah penyesalan Hidup adalah air mata Hidup adalah kegelisahan Hidup adalah kebimbangan Hidup adalah hidup

22.29 16/1 2012

Sesaat mata terlelap Aku masih gelisah dalam sepi Menunggu pencerahan kian muram Hingga diam beku begitu gaduh terasa Aku belum mengerti hidup Sampai saat tercerna oleh anganku sendiri Mengapa Tuhan menciptakan ketidaksempurnaan Berbalik dengan-Nya sempurna Maaf   ya Allah…lancang bagiku menulis ini Tapi seperti inilah keadaan umat-Mu Dalam sujudku tersisa telapak tangan maaf… Atas semua…